+6282274310360
kreasidutadamai@gmail.com

Kepala BNPT Bertemu Delegasi AS Bahas Pencegahan Terorisme

Pertemuan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat di Nusa Dua Bali, Selasa (9/8)

Pertemuan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat di Nusa Dua Bali, Selasa (9/8)

 

Kepala BNPT Bertemu Delegasi AS Bahas Pencegahan Terorisme
Nusa Dua | kreasidutadamai.id
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius bertemu dengan delegasi Amerika Serikat (AS) untuk membahas pencegahan terorisme (counter terrorism). Pertemuan digelar di sela-sela “The 2nd Summit International Meeting for Counter Terrorism” di Nusa Dua, Bali, Selasa (9/8) sore.

Pada pertemuan itu, Kepala BNPT didampingi Deputi Bidang Kerjasama Internasional Irjen Pol Petrus Golose. Dari pihak AS hadir Justin Siberell (Acting Coordinator for Counter Terrorism, Ministry of Foreign Affairs), Mark Clark (Acting Wakil Dubes AS), dan Geneve Mencher (Political Officer). Pertemuan itu membahas perkembangan terkini ancaman terorisme di berbagai negara, khususnya dengan keberadaan Foreign Terrorist Fighter (FTF).

“Pemerintah Indonesia saat ini masih terus mengantisipasi dan mewaspadai sejumlah pergerakan yang dilakukan kelompok teroris, khususnya simpatisan ISIS (Iraq Syria Islamic State). Hal itu dilakukan demi untuk mencegah berbagai kemungkinan serangan atau aksi yang akan dilakukan ISIS,” kata Suhardi.

Ia juga menyinggung bahwa ISIS sedang aktif melakukan berbagai propaganda dan hampir semua aksi teroris yang terjadi di belahan dunia dilakukan oleh ISIS. Bahkan tahun 2016, ISIS dua kali mendalangi aksi bom bunuh diri di Jalan Thamrin Jakarta, 14 Januari dan Mapolresta Surakarta sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Suhardi menjelaskan, pergerakan ISIS di Indonesia dikendalikan oleh Bahrum Naim, warga Indonesia yang kini berada di Raqqa, Suriah. Ia adalah salah satu idola anggota ISIS di Indonesia dan terus melakukan penggalangan melalui jaringannya di Nusantara.

“Bahrun Naim merupakan otak utama aksi ISIS di Indonesia. Dan saat ini, melalui berbagai alat propaganda, ia terus melakukan ancaman pembunuhan terhadap aparat keamanan di Indonesia,” jelas Suhardi.

Selain itu dalam pertemuan itu juga dibicarakan pengalaman Indonesia dalam pencegahan paham radikalisme dan terorisme dengan menggunakan soft approach (pencegahan) dan hard approach (penindakan). Hal ini akan terus dilakukan sebagai bagian dalam pencegahan terorisme, di samping melakukan kerja sama di bidang internasional yang selama ini telah terjalin.

Pihak AS melalui Acting Coordinator for Counter Terrorism, Ministry of Foreign Affairs Justin Siberell menyampaikan penghargaan dan apresiasi terhadap langkah yang telah dilakukan BNPT dalam menanggulangi terorisme. Ia menilai konsep tersebut patut menjadi contoh bagi masyarakat internasional dalam pencegahan terorisme.

Respond For " Kepala BNPT Bertemu Delegasi AS Bahas Pencegahan Terorisme "