BNPT Petakan Jaringan Lokal Berafiliasi ke ISIS

RDP KEPALA BNPT. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Tito Karnavian menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (13/4). RDP tersebut membahas pelaksanaan tugas pokok, fungsi BNPT, kendala, hambatan yang dihadapi dan optimaliasi program deradikalisasi. Sumber Gambar : http://www.aktual.com/rdp-komisi-iii-dpr-dengan-kepala-bnpt/

Jakarta | kreasi.dutadamai

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Tito Karnavian menegaskan, ancaman teroris di Indonesia masih tinggi dan terus berpotensi menjadi bahaya laten.
“Pada tahun 2016 terdapat sejumlah ancaman terorisme seperti masih beroperasinya jaringan teror di Poso yang dipimpin oleh Santoso,” kata Tito, dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (13/4)

Ancaman lain, lanjut Tito, berkembangnya ideologi radikalisasi baik di Pulau Jawa maupun di luar Jawa seperti di Bima, Nusa Tenggara Barat. Menurut dia, radikalisasi ini merupakan tahap awal menuju aksi terorisme.
Tito menjelaskan, berkembangnya jaringan ISIS di tingkat global dengan pendukung di tingkat lokal Indonesia sehingga membentuk jaringan terorisme global, di mana kelompok di Indonesia menjadi jaringan kelompok tersebut.
“Ini menyebabkan banyaknya warga Indonesia yang menjadi Foreign Terorist Fighters (FTF) di Timur Tengah dan pada gilirannya akan melakukan aksi di Indonesia seperti halnya dalam kasus bom Thamrin tanggal 14 Januari lalu,” tutur mantan KaDensus 88 antiteror Polri itu.

Selain itu, berkembangnya penggunaan IT oleh jaringan terorisme yang membuat mereka sulit untuk dideteksi serta munculnya fenomena self radicalization/lone wolf
“Berkembangnya kelompok-kelompok lokal baik yang berafiliasi kepada ISIS seperti JAD dengan sejumlah cabang di Indonesia, serta afiliasi ke Al Qaeda atau Jabaat Nusra, seperti kelompok JAKDN dan JAT,” kata Tito.

 

Respond For " BNPT Petakan Jaringan Lokal Berafiliasi ke ISIS "

Tinggalkan Balasan