On April 6, 2016, Posted by , In Sastra,Seni, With Komentar Dinonaktifkan pada Penyeru Perlawanan

Penyeru Perlawanan

karya Bakti Saputra

Dalam dunia penuh hurhura, anak muda sibuk memisahkan dusta dari kata.

Mereka ada di hutan dan tanah kita, di lorong pabrik dan di jalan raya.

Pemuda tak sempat jadi anak manis melihat kepongahan terasa begitu sinis.

Ruang publik habis dimakan dengan kata kebencian, oleh paham radikal yang makin dikenal.

Dunia berubah jadi bencana, ketika anak muda dicuci otaknya.

Bagaimana anak muda bisa diam ketika banyak kalangan justru miskin teladan.

Apa yang salah dibenarkan, tersesat dalam pekatnya konflik kepentingan.

Mari menyeru perlawanan lewat berbagai cara.

Bekerja, mencipta, bersuara, bergerak dalam karya.

Karena asa tidak hanya ada di tangan penguasa  tapi ‎dalam kehendak warga yang berdaya.

Mari berbagi dengan teman-teman lainnyaShare on FacebookTweet about this on Twitter
Comments are closed.